Username :password :
LINK SITE
KALENDER

Jum`at, 22 Juni 2012
Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab
     1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

 

http://aktifisika.files.wordpress.com/2008/11/man-on-phone.jpg

Telah kalian ketahui bahwa perpindahan kalor dari  cahaya matahari melalui ruang vakum ke bumi adalah secara radiasi dengan gelombang elektromagnetik. Apakah hanya cahaya yang termasuk gelombang elektromagnetik?

          Gambar di atas menunjukkan salah satu pemanfaatan gelombang elektromagnetik dalam bidang komunikasi. Handphone tentu saja merupakan barang yang tak asing bagi kita. Stasiun radio memperdengarkan suara musik merdu di rumah kalian melalui gelombang radio.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang gelombang elektromagnetik, mari kita pelajari bab ini dengan antusias.

PETA KONSEP


Sejarah Penemuan Gelombang Elektromagnetik

Tokoh-tokoh yang berjasa dalam perkembangan teori gelombang elekromagnetik

http://upload.wikimedia.org/wikipedia

James Clark Maxwell (1831-1878)

http://upload.wikimedia.org/wikipedia

Hertz (1857 - 1894)

1. Teori Gelombang

          Teori tentang gelombang dipelopori oleh Christian Huygens pada abad ke tujuh belas, kemudian dikembangkan oleh Thomas Young dan Augustin Fresnel. Pada tahun 1804, Thomas Young (1773-1829), seorang ilmuwan Inggris berhasil mendemonstrasikan interferensi cahaya, yaitu fenomena dimana dua sumber cahaya koheren yang dihasilkan oleh celah ganda membentuk pita terang dan pita gelap secara bergantian pada layar. Interferensi secara terperinci akan dipelajari di kelas XII. Fenomena interferensi cahaya tidak dapat dijelaskan oleh teori partikel cahaya Newton, sehingga teori gelombang bertentangan dengan teori partikel Newton. Augustin Fresnel (1788-1827), seorang ilmuwan Perancis, melakukan percobaan yang mirip dengan percobaan interferensi Young. Fresnel berjasa dalam memberikan teori matematika tentang interferensi dan difraksi cahaya akan dipelajari di kelas XII.

        Young dan Fresnel mengemukakan teori gelombang transversal cahaya. Keduanya memandang cahaya sebagai gelombang transversal yang merambat melalui suatu medium. Pada saat itu orang telah mengetahui bahwa cepat rambat cahaya dalam vakum adalah c=3x108 m/s. Memandang cahaya sebagai gelombang transversal yang memerlukan medium untuk perambatan sungguh menyulitkan para ilmuwan. Bagaimana orang bisa percaya bahwa medium memenuhi seluruh ruang angkasa, padahal orang mengetahui bahwa planet-planet bergerak bebas melalui angkasa tepat seperti planet-planet ini bergerak melalui suatu vakum yang tanpa hambatan sama sekali. Semua fenomena tersebut dapat dijelaskan pada teori elektromagnetik.

2. Teori Elektromagnetik

           Teori Elektromagnetik diajukan oleh James Clerk Maxwell (1831-1879), seorang ilmuwan Skotlandia yang telah menekuni listrik dan mangnet selama bertahun-tahun, dengan memadukan teori lisrtik dan magnetik. Pada teori listrik, arus listrik menghasilkan medan magnet, ditemukan oleh HC. Oersted tahun 1820. Percobaan Oersted yang berhasil membuktikan bahwa arus listrik dalam konduktor menghasilkan medan magnet disekitarnya. Fenomena kebalikannya yaitu perubahan medan magnet menghasilkan arus listrik ditemukan oleh Faraday tahun 1833. Percobaan Faraday berhasil membuktikan batang konduktor yang menghasilkan GGL induksi pada kedua ujungnya bila memotong medan magnet. Percobaan Faraday menunjukkan perubahan fluks magnetik pada kumparan menghasilkan arus induksi dalam kuparan tersebut.

          Pada tahun 1864 Maxwell mengajukan hipotesa “Perubahan medan listrik akan menghasilkan medan magnet”. Perubahan medan listrik akan mengakibatkan medan magnet yang juga berubah serta sebaliknya dan keadaan ini akan terus berulang. Medan magnet atau medan listrik yang muncul akibat perubahan medan listrik atau medan magnet sebelumnya akan bergerak merambat menjauhi tempat awal kejadian. Demikian seterusnya sehingga diperoleh proses berantai dari pembentukan medan listrik dan medan magnetik yang merambat ke segala arah. Perambatan medan listrik dan medan magnet inilah yang disebut sebagai gelombang elektromagnetik.

          Bila kita melihat perambatan medan listrik dan medan magnetik pada satu arah saja, maka lukisan perubahan medan listrik dan medan magnetik yang menghasilkan gelombang elektromagnetik seperti ditunjukkan pada Gambar 1.

Gambar 1.  Pada gelombang elektromagnetik, medan listrik E selalu tegak lurus arah medan magnetik B dan keduanya tegak lurus arah rambat gelombang.

      Perambatan Gelomabang Elektromagnetik dapat kita lihat pada animasi gambar berikut :

www.edukasi-net.com

          Energi gelombang elektromagnetik terbagi sama dalam bentuk medan magnetik dan medan listrik. Medan listrik dan medan magnetik selalu saling tegak lurus dan keduanya tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang. Jadi, gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversal.

          Lebih lanjut dari persamaannya, Maxwell menemukan bahwa cepat rambat gelombang elektromagnetik c, dapat dinyatakan oleh :

         Cepat rambat gelombang elektromagnetik (1.1)

 

       dengan :

       c  = cepat rambat gelombang elektromagnetik (m/s)

       µo = permeabilitas vakum =4πx10-7Wb A-1m-1

       εo = permitivitas vakum = 8,85418x10-12C2N-1m-2

Bila nilai µo dan εo kita masukkan ke persamaan 1.1, kita peroleh :

                                       c=3,0x108 m/s

            Nilai c=3,0x108 m/s tepat sama dengan cepat rambat cahaya dalam vakum. Maxwell tidak percaya hasil hitungan persamaanya ini adalah kebetulan belaka. Karena itu dengan yakin Maxwell dengan yakin mengajukan hipotesis bahwa "cahaya adalah suatu gelombang elektromagnetik".

           Hipotesis Maxwell akhirnya berhasil dibuktikan secara eksperimen oleh Heinrich Hertz (1857-1894), seorang Fisikawan Jerman pada tahun 1888. Penjelasan percobaan Hertz dengan kumparan Ruhmkorf seperti ditunjukkan pada Gambar 2.

Bob Foster, 2003

Gambar 2. Kumparan Ruhmkorf untuk membangkitkan dan mendeteksi gelombang elektromagnetik

          Jika sakelar S digetarkan maka kumparan Ruhmkorf akan menginduksikan pulsa tegangan pada kedua elektrode bola di sisi A sehingga terjadi percikan api karena adanya pelepasan muatan. Percikan bunga api di sisi A diikuti percikan bunga api pada kedua elektrode bola di sisi B. Berdasarkan pengamatan ini, disimpulkan terjadi pengiriman tenaga gelombang elektromagnetik dari sisi A (loop pengirim) ke sisi B (loop penerima). Dalam percobaan-percobaan selanjutnya, Hertz berhasil mengukur bagian gelombang elektromagnetik yang lain, seperti gelombang elektromagnetik frekuensi radio dengan nilai frekuensi 100 MHz. Dengan nilai kecepatan perambatan gelombang elektromagnetik ini seperti yang diramalkan oleh Maxwell. Sifat-sifat cahaya seperti pemantulan, pembiasan, interferensi, difraksi dan polarisasi telah dibuktikan oleh Hertz terjadi juga pada gelombang elektromagnetik. Untuk menghargai jasa-jasa Hertz maka nama Hertz dipakai sebagai satuan frekuensi dalam sistem SI.

          Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan beberapa sifat gelombang elektromagnetik sebagai berikut:  

1. Perubahan medan listrik dan medan magnet terjadi pada saat yang bersamaan.

2. Arah medan listrik dan medan magnet saling tegak lurus.

3. Kuat medan listrik dan magnet besarnya berbanding lurus satu dengan yang lain, yaitu menurut hubungan E = c.B.

4. Arah perambatan gelombang elektromagnetik selalu tegak lurus arah medan listrik dan medan magnet.

5. Gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam ruang hampa.

6. Gelombang elektromagnetik merambat dengan laju yang hanya bergantung pada sifat-sifat listrik dan magnet medium.

7. Laju rambat gelombang elektromagnetik dalam ruang hampa merupakan tetapan umum dan nilainya c=3,0x108 m/s

8.  Gelombang elektromagnetik adalah berupa gelombang transversal.

9. Dapat mengalami pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi), perpaduan (interferensi), pelenturan (difraksi), pengutuban (polarisasi).

10. Gelombang elektromagnetik merambat dalam arah garis lurus.

11. Gelombang elektromagnetik tidak disimpangkan oleh medan listrik maupun medan magnet karena tidak bermuatan listrik.

3. Spektrum Gelombang Elektromagnetik

           Kalian telah mengetahui bahwa cahaya merupakan gelombang elektromagnetik. Akan tetapi spektrum gelombang elektromagnetik masih terdiri dari berbagai jenis gelombang lainnya, yang dibedakan berdasarkan frekuensi atau panjang gelombangnya.Rentang spektrum gelombang elektromagnetik selengkapnya ditunjukkan pada Gambar 3.

Bob Foster, 2003

Gambar 3. Rentang spektrum gelombang elektromagnetik

         Tampak bahwa frekuensi terendah atau panjang gelombang terbesar adalah gelombang radio, dan frekuensi tertinggi atau panjang gelombang terkecil adalah sinar gamma.

         Spektrum gelombang elektromagnetik diurutkan mulai panjang gelombang paling pendek sampai paling panjang adalah sebagai berikut :

- Sinar gamma

- Sinar X (rontgen)

- Sinar ultraviolet (UV)

- Sinar tampak (cahaya tampak)

- Sinar infra merah (IR)

- Gelombang radar (gelombang mikro)

- Gelombang televisi

- Gelombang radio

          Semua gelombang elektromagnetik merambat dalam vakum dengan cepat rambat yang sama, yaitu :

                                                    c = 3x108 m/s

           Kemudian, untuk semua gelombang elektromagnetik yang merambat dalam vakum berlaku persamaan dasar gelombang :

        c = λf                   Persamaan (1.2) Persamaan dasar gelombang elektromagnetik

        dengan:

        λ = panjang gelombang (m)

        f = frekuensi gelombang (Hz)

        c = cepat rambat gelombang elektromagnetik (m/s)

Contoh Soal :

Misalnya sinar ultraviolet dengan panjang gelombang 400-450 nm, memiliki lebar frekuensi...

Diketahui : λ = 400-450 nm

Ditanya : f....?

Jawab : f= c/λ= 3x108/400x10-9 sampai 3x108/450x10-9

f = 6,7x1014 sampai 7,5x1014 Hz

Jadi sinar ultraviolet yang memiliki panjang gelombang 400-450 nm, memiliki lebar frekuensi sebesar f= 6,7x1014 sampai 7,5x1014 Hz

Daftar Pustaka

Foster, Bob. 2003. Terpadu Fisika SMA untuk Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Kanginan, Marthen. 2006. Fisika untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Tipler, Paul A. Fisika untuk Sains dan Teknik. Jakarta: Erlangga.

.....
Di post pada Selasa, 20 Maret 2012 [01:18:12]
[ read ]
Karakteristik dan Penerapan Tiap Gelombang Elektromagnetik

Karakteristik dan Penerapan Tiap Gelombang Elektromagnetik

1. Gelombang Radio

         Gelombang radio digunakan sebagai alat komunikasi yang memiliki daerah frekuensi antara 104 sampai 107 Hertz. Gelombang tersebut digunakan sebagai pembawa informasi dari suatu tempat ke tempat lain yang berjauhan, karena memiliki sifat mudah dipantulkan oleh lapisan ionosfer bumi.

         Gelombang radio dapat dihasilkan oleh rangkaian elektronika yang disebut osilator. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antenna pula. Luas daerah yang hendak dicakup dan panjang gelombang yang akan dihasilkan dapat ditentukan dengan tinggi rendahnya antenna. Kita tidak dapatmendengar gelombang radio secara langsung, tetapi radio penerima akan mengubah terlebih dahulu energy gelombang ini menjadi energi bunyi.

http://www.ittelkom.ac.id/admisi/elearning/images/EP-8C04.JPG

Gambar 1. Perambatan Gelombang Radio dari seorang penyiar

Pengelompokkan gelombang radio berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya diberikan pada Tabel 2.1 dibawah ini.

Tabel 2.1 Pengelompokkan gelombang radio

Lebar Frekuensi

Panjang Gelombang

Beberapa Penggunaan

Low Frequency (LF)

30 kHz - 300 kHz

Long wave 1.500 m

Radio gelombang panjang dan komunikasi melalui jarak jauh

Medium Frequency (MF)

300 kHz - 3 MHz

Medium wave 300 m

Gelombang medium local dan radio jarak jauh

High Frequency (HF)

3 MHz - 30 MHz

Short wave 30 m

Radio gelombang pendek dan komunikasi, radio amatir

Very High Frequency (VHF)

30 MHz – 300 MHz

Very short wave 3 m

Radio FM, polosi, dan pelayanan darurat

Ultrahigh Frequency (UHF)

300 MHz – 3 GHz

Ultra Short wave 30 cm

TV

Super high Frequency (SHF) di atas 3 GHz

Microwaves 3 cm

Radar, komunikasi satelit, telepon, dan salutan TV

a. Perbandingan antara Gelombang Medium dengan Gelombang VHF dan UHF

         Gelombang radio dengan frekuensi sekitar 1 MHz disebut gelombang medium, dapat digunakan sebagai alat komunikasi. Gelombang ini mudah dipantulkan oleh lapisan atmosfer bumi (ionosfer) sehingga jangkauannya luas tempat-tempat yang jauh dari pemancar dapat dicapai. Informasi bunyi yang dibawa oleh gelombang medium adalah dalam bentuk perubahan amplitudo atau modulasi amplitudo.

        Gelombang Televisi (UHF) dan radio (VHF) tidak dipantulkan oleh lapisan atmosfer sehingga luas daerah jangkauannya sempit. Karena dapat menembus lapisan atmosfer (ionosfer), gelombang ini sering digunakan sebagai alat komunikasi dengan satelit-satelit. Pesawat TV dan radio FM menggunakan menggunakan gelombang ini sebagai pembawa informasi. Informasi bunyi di bawa dalam bentuk perubahan frekuensi atau modulasi frekuensi.

b. Modulasi Amplitudo dan Modulasi Frekuensi

         Didalam modulator pemancar radio terjadi penggabungan antara getaran listrik suara dengan getaran gelombang pembawa frekuensi radio sehingga menghasilkan gelombang radio termodulasi. Jika yang diproses dalam modulator adalah amplitudo  dari getaran-getaran pembawa dan getaran listrik suara. Maka gelombang radio yang dihasilkan disebut gelombang AM (Amplitude Modulation). Gelombang Am memiliki amplitude yang berubah-ubah sesuai dengan amplitude getran listrik suara, sedangkan frekuensinya tetap.

        Jika yang diproses dalam modulator adalah frekuensi dari getaran-getaran gelombang pembawa dan getaran listrik suara, maka gelombang radio yang dihasilkan disebut gelombang FM (Frequency Modulation). Gelombang FM memiliki frekuensi yang berubah-ubah sesuai dengan frekuensi getaran listrik suara, sedangkan amplitudonya tetap.

         Pemancaran gelombang AM digunakan dalam penyiaran dengan gelombang medium dan gelombang panjang. Telah kalian ketahui sebelumnya, suara yang di bawa oleh gelombang medium dalam bentuk gelombang AM dapat mencapai tempat yang jauh. Hal ini terjadi karena gelombang medium mudah dipantulkan oleh lapisan ionosfer. Keunggulan gelombang AM adalah dapat mencapai tempat yang jauh. Sedangkan keunggulan gelombang FM adalah dapat menghasilkan suara musik yang lebih merdu bebas dari interferensi listrik, karena suara yang di bawa oleh gelombang VHF dalam bentuk gelombang FM tidak dapat mencapai tempat yang jauh karena gelombang VHF tidak dipantulkan oleh lapisan ionosfer.

c. Gelombang Mikro

       Gelombang mikro (microwaves) merupakan gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi, yaitu dapat mencapai 3 x 109 Hz. Jika gelombang mikro diserap oleh benda, maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam oven microwave untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis. Gambar 2. menunjukkan bagian-bagian dari oven microwave.

http://2.bp.blogspot.com

Gambar 2. Bagian-bagian oven microwave

           Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and Ranging). RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro. Antena radar bertindak sebagai pemancar dan penerima gelombang. Gambar 3. contoh dari RADAR sebagai penerima dan pemancar gelombang.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/90/Radar_antenna.jpg

 Gambar 3.Antena RADAR

              Sebuah antena memancarkan seberkas sinar tipis gelombang mikro dalam bentuk pulsa-[ulsa pendek. Karena panjang gelombangnya hanya beberapa sentimeter saja, gelombang dapat dengan mudah dipantulkan oleh benda-benda dengan ukuran beberapa meter, seperti mobil, pesawat, atau roket. Jika pulsa tadi mengenai benda misal pesawat terbang maka sebagian pulsa pantulan akan diterima kembali oleh antena radar. Karena cepat rambat gelombang elektromagnetik c = 3x108 m/s, maka dengan mengamati selang waktu antara pemancaran dan penerimaan, misalnya  Δt, kita dapat mengetahui jarak benda yang ditangkap oleh radar s yang diberikan oleh 

Angka pembagi 2 timbul karena pulsa gelombang harus menempuh jarak s pergi-pulang.

           Di pangkalan udara, antena pemancar radar dapat berputar ke segala arah untuk mendeteksi adanya pesawat terbang yangmenuju atau meninggalkan pangkalan udara. Dengan demikian cuaca yang buruk tidak lagi merupakan penghambat  pendaratan pesawat.

2. Sinar Inframerah

            Sinar Inframerah memiliki frekuensi antara 1011 - 1014 Hz atau daerah panjang gelombang 10-4cm sampai 10-1cm. Sinar inframerah dapat dihasilkan oleh getaran-geteran elektron dalam bahan karena benda di panaskan. Jadi, setiap benda panas pasti memancarkan sinar inframerah. Sesungguhnya benda yang bersuhu di atas nol Kelvin pasti memancarkan radiasi sinar inframerah. Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan bergantung pada suhu dan warna benda. Sinar inframerah tidak tampak dilihat oleh mata telanjang tetapi sinar infra merah dapat dideteksi dengan menggunakan pelat-pelat film tertentu yang peka terhadap gelombang inframerah. Pesawat udara yang terbang tinggi ataupun satelit-satelit dapat membuat potret-potret permukaan bumi, dengan mempergunakan gelombang inframerah.

           Pemanfaatan sinar inframerah antara lain yaitu kondisi kesehatan dapat didiagnosis dengan menyelidiki pncaran inframerah dari dalam tubuh. Foto inframerah khusus disebut termogram, seperti pada Gambar 4. di bawah ini.

http://takuluklenjem.files.wordpress.com

Gambar 4. Foto inframerah untuk diagnosis kesehatan

           Pemanfaatan radiasi sinar inframerah yaitu remote control, untuk banyak peralatan listrik misalnya AC, TV, dll. Unit remote control berkomunikasi dengan peralatan listrik melalui radiasi inframerah yang dihasilkan oleh light emitting diode (LED) yang terdapat didalam unit. Selain remote control dapat juga digunakan dalam alarm pencuri. 

3. Cahaya Tampak

          Sinar tampak atau cahaya adalah sinar yang dapat membantu penglihatan. Sinar tampak berada pada daerah frekuensi yang cukup sempit dengan panjang gelombang beriksar antara 10-6 cm sampai 10-7 cm, dengan spektrum warna mulai dari panjang gelombang terbesar (merah) sampai pada panjang gelombang terpendek (ungu), dengan spektrum warna dari panjang gelombang terbesar adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Salah satu penggunaan cahaya yaitu dalam serat optik pada bidang telekomunikasi dan kedokteran.

4. Sinar Ultraviolet

http://takuluklenjem.files.wordpress.com

           Matahari adalah sumber sinar uktraviolet. Sinar ultraviolet mempunyai frekuensi adalam daerah 1015Hz sampai dengan 1016Hzatau dalam daerah panjang gelombang 10-8 sampai 10-7m.Sinar ultraviolet dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. Energi sinar ultraviolet kira-kira sama dengan energi yang diperlukan untuk reaksi kimia. Sinar ultraviolet bermanfaat untuk merangsang tubuh kita untuk menghasilkan vitamin D yang kita perlukan untuk tulang yang sehat.

            Sebelum cahya matahari mengenai permukaan bumi. Molekul ozon yang terdapat dilapisan atmosfer berfungsi menyerap sinar ultraviolet berlebih, sehingga sinar ultraviolet yang mengenai permukaan bumi tidak membahayakan kehidupan di bumi.

          Kanker kulit dan penyakit gangguan penglihatan seperti katarak dapat ditimbulkan dari radiasi ultraviolet yang berlebihan, karena lapisan ozon sudah semakin menepis. Ganggang hijau sebagai sumber makanan alami dan mata rantai pertama dalam rantai makanan dapat berkurang akibat radiasi ultraviolet ini. ini dapat mengganggu keseimbangan alam dan merupakan sesuatu yang sangat merugikan buat kehidupan makhluk hidup di Bumi.

          Sinar ultraviolet juga dapat dimanfaatkan dalam proses sterilisasi dari virus dan bakteri berbahaya, contohnya bakteri di dalam makanan dapat dimatikan, serta digunakan untuk mensucihamakan ruangan operasi rumah sakit.

 

5. Sinar X

        Sinar X mempunyai daerah frekuensi antara 1016 sampai 1020Hz, Panjang gelombangnya sangat pendek, yaitu 10-10cm sampai 10-6cm, dihasilkan dari elektron berkecepatan tinggi yang ditumbukkan pada permukaan logam. Cara inilah yang dipakai untuk mendapatkan sinar X secara komersial. Sinar X mempunyai panjang gelombang yang sangat pendek, menyebabkan sinar X mempunyai daya tembus yang kuat. Sinar X dimanfaatkan dalam bidang kedokteran untuk pemotretan bagian dalam tubuh dan dapat dipakai untuk memotret posisi tulang dalam tubuh, misalnya untuk menentukan posisi tulang yang patah. Seperti pada Gambar 5

http://100tokohsejarah.files.wordpress.com/2009/10/sinarx.jpg

Gambar 5. Pemanfaatan Sinar X

6. Sinar Gamma

           Sinar gamma mempunyai frekuensi dalam daerah antara 1020Hz sampai 1025Hz atau panjang gelombang antara 10-15 cm sampai 10-10 cm. Daya tembusnya besar sekali sehingga dapat menembus pelat timbal atau besi, sinar gamma dapat digunakan untuk memeriksa cacat-cacat pada logam. Sinar gamma dihasilkan melalui proses di dalam inti atom (nuklir).

Daftar Pustaka

Foster, Bob. 2003. Terpadu Fisika SMA untuk Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Kanginan, Marthen. 2006. Fisika untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Tipler, Paul A. Fisika untuk Sains dan Teknik. Jakarta; Erlangga.

.....
Di post pada Minggu, 18 Maret 2012 [10:44:27]
[ read ]
DOWNLOAD
[ lihat semua ]
PESAN SINGKAT
Tidak ada pesan terakhir